Minimarket Harus Utamakan Produk UMKM

K11-11Pemerintah Kota Magelang tengah menggodok Perda tentang Pasar modern, tradisional, dan pusat perbelanjaan yang diharapkan bisa mengatur pembangunan pasar modern agar bersinesgi dengan UMKM.

MAGELANG, KOMPAS.com — Peraturan Daerah (Perda) tentang Pasar Modern, Tradisional, dan Pusat Perbelanjaan yang hampir selesai digodok Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Magelang tidak hanya untuk mengatur pendirian sebuah toko modern, namun juga bisa bersinergi dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Ketua Pansus Raperda Hamdan menjelaskan, dengan perda tersebut nantinya diharapkan bisa membuat iklim usaha di Kota Getuk ini menjadi lebih sehat. ”Perda ini akan memberikan perlindungan kepada UMKM. Perlindungan UMKM dan regulasi kemitraan antara pasar modern dan tradisional tersebut tertuang dalam salah satu pasal di Perda,” kata Hamdan, Selasa (22/3/2011).

Pasar modern dan tradisional, lanjutnya, harus mengakomodasi produk dari UMKM yang ada di Magelang. Bahkan, mereka harus mengutamakan pasokan barang hasil produksi UMKM selama barang tersebut memenuhi persyaratan atau standar yang ditetapkan toko modern.

”Standar tersebut ditentukan oleh pasar modern, nantinya eksekutif melalui instansi yang berwenang akan melakukan pembinaan agar terjalin kerja sama antara UMKM dan pasar modern tersebut. Pemilik pasar modern hendaknya transparan dalam menerapkan standar mutu,” tuturnya.

Pembinaan tersebut, kata Hamdan, bisa dilakukan dengan jalan melakukan sosialisasi mengenai kualitas barang yang dibutuhkan pasar modern. Selain itu, mereka juga perlu melakukan pembinaan agar produk barang yang dihasilkan UMKM benar-benar sesuai dengan standar yang diterapkan pasar modern.

”Untuk menambah nilai jual produk boleh dikemas ulang (repackaging) dengan merek pemilik barang, toko modern, atau merek lain yang disepakati,” kata politisi dari PKS ini.

Lebih lanjut Hamdan mengatakan, diharapkan nantinya pasar modern dan tradisonal bisa berdampingan dan tidak saling mematikan satu dengan yang lainnya. Di dalam pemberian izin akan dicantumkan mengenai jarak satu dengan yang lainnya. ”Di dalam Perda tersebut nantinya akan diatur masalah zonasi, ini untuk menghindari persaingan yang kurang sehat,” tuturnya.

Selain harus menyediakan lahan parkir yang memadai, pasar tradisional dan modern,  juga harus mempunyai fasilitas yang menjamin kebersihan, kesehatan, keamanan, dan menyediakan ruang publik yang nyaman. ”Hal itu dilakukan untuk menghindari kesemrawutan dan kesan kumuh yang bisa ditimbulkan karena keberadaan pasar tersebut,” ujarnya.

Sumber dari http://regional.kompas.com/read/2011/03/22/15154332/Minimarket.Harus.Utamakan.Produk.UMKM

 

Pos ini dipublikasikan di Berita, Hotnews dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s