Menuju Visi Ekonomi Lebih Maju

Headline

inilah.com


Sejalan reformasi Indonesia, perekonomian Indonesia pun bereformasi dari sistem perekonomian otoriter menjadi demokrasi.

Di awali pada 1997, terjadi peristiwa reformasi yang menyebabkan perekonomian luluh lantak hingga mencapai titik terendah dalam sejarah perekonomian bangsa.

Sejalan dengan reformasi Indonesia, perekonomian Indonesia pun bereformasi dari sistem perekonomian otoriter menjadi demokrasi.
Indonesia bisa lebih berkonsentrasi pada perekonomian yang berbasis nasional dan sumber daya alam. Selama ini, Indonesia adalah negara yang mengandalkan sumber daya alam bahan mentah sebagai pemasukan utamanya. Indonesia hanya menjual sumber daya itu ke negara asing.

Sumber daya alam yang selama ini hanya sebagai sumber devisa, akan menjadi pusat utama industri dan pertumbuhan ekonomi yang sepenuhnya untuk kepentingan nasional.

Seluruh sumber daya alam akan diolah dan diproduksi di dalam negeri. Tidak hanya di pulau Jawa, tetapi juga di seluruh pulau di Indonesia.
Pembangunan infrastruktur merupakan persyaratan utama untuk menunjang kesuksesan setiap program pada setiap sektor, di setiap koridor perekonomian. Kebutuhan infratruktur yang spesifik bergantung pada kebutuhan fokus masing-masing sektor tersebut, di setiap koridor perekonomian.

Selain itu, ada beberapa sektor yang harus disorot seperti layanan finansial, kesehatan dan pendidikan. Pembangunan aktivitas perekonomian untuk program-program utama tersebut, harus difokuskan pada koridor ekonomi yang telah ditentukan.

Untuk menuju Visi Ekonomi Indonesia 2025 yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Perekonomian, terdapat delapan program dan pokok yang harus dikembangkan. Delapan program atau sektor yang perlu dikembangkan dalam Visi Ekonomi Indonesia 2025 tersebut adalah industri, pertambangan, pertanian, maritim, pariwisata, telekomunikasi, energi dan pembangunan regional lainnya.

Mudah-mudahan pemerintah, dalam hal ini tim ekonomi serius dalam mengembangkan visi ekonomi 2025. Guna mewujudkan visi ini, bangsa kita masih harus menghadapi tantangan, lain diantaranya kesenjangan pembangunan antarwilayah dan infrastruktur yang terbatas.

Namun di sisi lain, kita memiliki sumber daya manusia yang melimpah dan kekayaaan sumber daya alam yang melimpah, ini bisa sebagai modal awal. Untuk menghadapi krisis global, namun kita harus optimis bahwa ekonomi Indonesia di tahun-tahun mendatang bisa mewujudkan visi ekonomi yang lebih maju.

Rifki Susanto
Jl Kembangan Asri I Blok B7 No.8
Kompleks Puri Indah
Jakarta Barat. [mor]

Sumber dari http://www.inilah.com/read/detail/1356062/menuju-visi-ekonomi-lebih-maju

Pos ini dipublikasikan di Berita, Hotnews dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s