Tradisi Cuci Piring Kuno Digelar Keraton Kasepuhan Cirebon

TEMPO Interaktif, Cirebon – Keraton Kasepuhan Cirebon memulai ritual mencuci piring-piring yang akan digunakan pada malam puncak panjang jimat saat peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga terlihat menghadiri ritual pencucian tersebut.

Berdasarkan pantauan, hari ini Kamis (10/2), pencucian piring dan guci kuno tengah dilakukan di Bangsal Kaputren Keraton Kasepuhan Cirebon. Yang dicuci antara lain piring kecil sebanyak 28 buah, piring besar 7 buah, guci besar 2 buah serta tempat minyak 2 buah. Piring-piring dan guci tersebut semua merupakan barang-barang kuno yang berusia ratusan tahun dan merupakan peninggalan dari Sunan Gunung Jati.

Pencucian terlihat dilakukan di sebuah bak besar yang dilakukan oleh para kaum, yaitu penjaga masjid Agung Keraton Kasepuhan. Setelah dicuci, piring-piring dan guci tersebut dilap menggunakan kain putih bersih oleh  kerabat keraton.

Pencucian piring-piring dan guci ini merupakan tradisi setahun sekali yang dilakukan menjelang malam puncak peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau di Cirebon dikenal dengan tradisi muludan. Tahun ini muludan jatuh pada 15 Febuari mendatang. “Pada malam itu, piring-piring dan guci tersebut akan digunakan sebagai untuk membawa nasi rasul dan lauk-pauknya,” kata Sultan Keraton Kasepuhan, Sultan Sepuh XIV PRA Arif Natadiningrat. Nasi rasul dan lauk pauknya pun akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang hadir. Karena hanya dipakai setahun sekali, maka setiap kali akan dipakai piring-piring itu pun harus dicuci.

Hingga berita ini diturunkan, pencucian barang-barang kuno tersebut masih berlangsung. Ribuan masyarakat sudah berkumpul di luar Bangsal Kaputren yang tertutup. Biasanya saat pintu bangsal dibuka, yang menandakan pencucian telah selesai, mereka akan beramai-ramai masuk untuk berebut mengambil air bekas pencucian. Mereka masih percaya jika air bekas cucian benda-benda kuno itu memiliki khasiat.

http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2011/02/10/brk,20110210-312446,id.html

Pos ini dipublikasikan di Berita, Hotnews dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s