MAU CARI PELUANG USAHA MODAL KECIL ?

Tanpa terasa telah sebelas tahun sejak Krisis Moneter melanda Indonesia, banyak hal yang menjadi Kecili kajian dari pengalaman sebelas tahun dalam lingkup “peluang usaha”. Memang benar kita akui Industri  Kecil dan Mikro yang mampu bertahan dalam badai krisis. Tetapi sejauh itu pula banyak bisnis – bisnis industri kecil mikro lainnya yang harus hidup kembang kempis dalam situasi saat ini. Kita ambil contoh yang paling mudah, yakni bisnis atau usaha kerajinan Lukisan Kaca Khas Cirebon. Pada awal krisis masih mampu melakukan penjualan bulanan, karena masih banyak pelanggan yang mau menyisihkan isi kantongnya untuk sebuah Lukisan Kaca. Tetapi lambat laun justeru usaha Lukisan Kaca Cirebon makin terpuruk, sehingga banyak diantara teman-teman yang tadinya sebagai pengrajin Lukisan Kaca mulai alih profesi menjadi penjual makanan, penjual hp second atau usaha lain yang tidak memerlukan biaya dari proses produksi.

Sementara beberapa lainnya beralih menjadi pengrajin kaos, pengrajin asesories dan sebagainnya hanya untuk menutupi kebutuhan hidup yang terus menuntut. Sangat berbeda jika pelukis kaca merangkap Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Swasta ataupun pekerja pabrik. Kebutuhan harian bisa ditutupi dengan upah dan gaji bulanan.

Bagi mereka yang benar-benar hidup dari hasil melukis kaca, benar-benar menemui seribu macam kesulitan disaat usahanya semakin sepi pembeli. Kadang saya sendiri salut kepada mereka yang tetap bertahan, salut dengan jiwa seni “untuk mempertahankan kelestarian Lukisan Kaca yang sudah kadung menjadi warisan leluhur”. Saya akhirnya ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menyikapi situasi seperti sekarang ini, mudah-mudahan dapat meringankan beban yang ada. Walaupun barangkali bukan jalan terbaik untuk menangkap peluang usaha yang ada, setidaknya memberikan ide-ide pilihan berbisnis dengan modal kecil.

Kita mulai saja dengan ide pertama yang saya uraikan menurut bahasa pemahaman  yang Insya Allah lebih dapat dipahami.

Menjual Ide bagi anak-anak usia sekolah dasar dengan pengolah foto unik dan lucu :


Modal utama : sebuah laptop seharga 3 jutaan, sebuah modem internet isi pulsa sebulan seratusribuan, sebuah printer second seharga limaratusribuan dengan tinta warna,sebuah kamera digital atau HP yang ada fotonya, seharga satujutaan, sebuah meja kecil dan kursi lipat.

Modal tambahan : colokan listrik (tapi sumbernya nego dengan pemilik gedung sekolah), kertas foto ukuran A4 harga duapululimaribuan, plastik pembungkus kertas foto.

Cara berbisnis :

  1. Masuklah ke situs gratis pengolah foto seperti http://www.funnywow.com, http://www.photo505.com, http://www.picjoke.com dan lain-lain (bisa cari sendiri melalui Google Search),
  2. Buka situs temukan foto yang dianggap lucu, contoh ada gambar harimau mengigit selembar foto.
  3. Masukan (uploade) file foto dari si konsumen melalui kabel data (jika file sudah ada akan lebih cepat diproses, tapi jika belum ada, harus difoto dahulu dengan kamera digital atau hp).
  4. Proses selanjutnya komputer yang tersambung internet melakukan proses “merger gambar” , beberapa menit kemudian foto baru yang lucu tercipta dengan mudah dan hampir sempurna (kecepatan internet akan berpengaruh kepada kecepatan pengolahan foto di komputer laptop).
  5. Lalu alihkan ke perangkat printer warna, maka proses cetakpun begitu mudah dan sempurna (tentukan ukuran foto yang akan dicetak, kertas foto ukuran A4  bisa juga dibagi 2-4 foto. Tapi kalau mau ukuran besar ya kertas foto ukuran A4 dihabiskan untuk cetakan 1 foto).
  6. Jika sudah jadi perlihatkan kepada si konsumen (dalam hal ini sasaran konsumen adalah anak-anak sekolah, tentu gambar-gambarnya yang sesuai dengan usia mereka), maka transaksipun jadi.
  7. Sebaiknya disediakan juga pigura yang cocok, untuk memasang foto tersebut.
  8. Selesai.

Sampai disini dahulu nanti saya tambahkan lagi lain waktu. Salam.

Penulis : Halimi, SE,MM.

Pos ini dipublikasikan di Artikel, Artikelku, Bisnis, Peluang Usaha, Tulisanku dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s