KKP TARGETKAN PRODUKSI PERIKANAN CAPAI 12,26 JUTA TON

Jakarta, 5/1/2011 (Kominfo-Newsroom) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi perikanan tahun 2011 sebesar 12,26 juta ton yang terdiri dari perikanan tangkap sebesar 5,41 juta ton dan perikanan budidaya sebesar 6,85 juta ton. Untuk mencapai target tersebut KKP akan memfokuskan perhatian pada program minapolitan yang telah ditetapkan di 41 lokasi.

Rencana pengembangan kawasan minapolitan percontohan di 41 lokasi tersebut yang terdiri dari 9 lokasi minapolitan berbasis perikanan tangkap, 24 lokasi minapolitan berbasis perikanan budidaya, dan 8 lokasi sentra garam, kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dalam paparan Refleksi Tahun 2010 dan Outlook Tahun 2011 KKP, di Jakarta, Rabu (5/1).

Selain itu, ungkap Fadel,  KKP akan merancang proyek Mega Minapolitan di Morotai, yaitu Minapolitan dalam skala yang lebih besar. Selain minapolitan, KKP akan fokus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan melalui PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan (KP) dan dukungan permodalan melalui penyaluran KUR. Implementasi program PNPM KP akan dilaksanakan melalui 461 lokasi Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) dan  Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGR) di 40 kabupaten/kota.

Menurut fadel, pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) yang merupakan bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Kelautan dan Perikanan pada 353 kabupaten/kota. PUMP akan meliputi bantuan langsung pada kelompok masyarakat untuk penyediaan sarana usaha seperti, paket peralatan dan operasional penangkapan, yang meliputi biaya operasional penangkapan (BBM, es, logistik ABK, air bersih), bahan dan alat penangkapan ikan, alat bantu penangkapan ikan, serta galangan rakyat (perbengkelan nelayan).

Paket sarana produksi budidaya, yang meliputi benih, pakan, obat-obatan, perawatan saluran dan kolam, alat dan mesin pendukung budidaya dan paket sarana pengolahan ikan, yang meliputi alat pengolahan bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, pengemasan produk olahan ikan, pengolahan rumput laut, kerupuk ikan, sosis ikan dan kaki naga.

Diharapkan, melalui PUMP dapat meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat serta meningkatkan pengembangan wirausaha kelautan dan perikanan di pedesaan.

Dijelaskan, pengembangan kerjasama dengan perbankan dalam rangka penyediaan modal usaha bagi nelayan dan pembudidaya ikan serta kerjasama dengan swasta dan negara sahabat dalam rangka pengembangan infrastruktur kelautan dan perikanan di pulau-pulau terluar.

Penguatan kapasitas pengelolaan keuangan Negara dalam rangka pencapaian target kontrak kinerja untuk mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian pada Laporan Keuangan KKP Tahun 2010.

Sementara target  kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) Perikanan terhadap PDB Nasional tanpa migas tahun 2011 sebesar 3,5 persen antara lain seperti produksi perikanan sebesar 12,26 juta ton, yang terdiri dari perikanan tangkap 5,41 juta ton dan perikanan budidaya 6,85 juta ton, nilai ekspor hasil perikanan sebesar USD 3,2 miliar, konsumsi ikan sebesar 31,64 kg per kapita, jumlah Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang bersertifikat sebanyak 449 unit dan nilai Tukar Nelayan/Pembudidaya Ikan sebesar 112. (T.Bhr/rm)

Sumber dari http://www.bipnewsroom.info/index.php?&newsid=70382&_link=loadnews.php

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s