Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut

A. Pendahuluan

nelayan dan hasil tangkapannya-Googlenelayan dan hasil tangkapannya-Google

Potensi Hasil Laut di Wilayah Cirebon cukup melimpah, walaupun pada saat ini Musim hujan dan angin yang sedikitnya berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan. Namun pada musim “melaut” hasil tangkapan nelayan kita sangat berlimpah, sehingga pasokan bahan baku ikan dipastikan sangat mencukupi untukkegiatan usaha Makanan Olahan Hasil Laut.

Hasil Laut di Cirebon diantaranya Ikan Kakap, Ikan Pari, Ikan Kembung , Ikan Bilis dan Udang, Cumi dan Kepiting. Bahkan kepada jenis lainnya seperti kerang puti dan kerang hijau (Ijoan) serta

perahu nelayan-Googleperahu nelayan-Google

ikan teri yang merupakan potensi bahan baku Makanan Olahan Hasil Laut yang cukup melimpah. Apalagi ditunjang dengan pasokan dari Wilayah III Cirebon lainnya seperti Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Maka tepatlah jika di Kota Cirebon dijadikan pusat penjualan aneka Makanan Olahan hasil Laut yang cukup dikenal dengan “Oleh-oleh Cirebon” nya.

 

Hasil Laut-Jambal-GoogleHasil Laut-Jambal-Google

Masyarakat Pesisisr Kota Cirebon di Wilayah Kecamatan Lemahwungkuk dan Kejaksan, banyak dijumpai para pengusaha ikan asin yang berasal dari keluarga nelayan Cirebon. Pengolahan Ikan Asin dan Terasi cukup lama dilakukan secara  tradisonal yang memasok kebutuhan ikan asin untuk daerah Jawa Barat dan sekitarnya, gudang-gudang ikan asin banyak tersebar di Kota Cirebon (walaupun kenyataanya dimiliki warga keturunan). Toko Oleh-oleh

Pengusaha Oleh2 Cirebon-Pangestu-GooglePengusaha Oleh2 Cirebon-Pangestu-Google

Cirebon pun banyak dijumpai di Jalan Siliwangi, Jalan Sukalila dan Jalan lainnya di Kota Cirebon. Hal ini menujukkan betapa besarnya potensi Makanan Olahan Hasil Laut di Kota Cirebon, tentu memerlukan pengembangan usaha yang mampu mengangkat pendapatan masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya.

 

B. Jenis dan Kegiatan.

Jenis dan Kegiatan yang akan dilakukan adalah Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut bagi masyarakat pesisir Kecamatan Lemahwungkuk, berupa pemberian materi pelatihan untuk 30 orang peserta serta bantuan peralatan dan bahan produksi. Kegiatan ini mengacu kepada peningkatan kemampuan masyarakat pesisir dalam pengolahan hasil laut. Jumlah hari pelaksanaan pelatihan tidak kurang dari 5 (lima) hari yang didalamnya terdiri dari pemberian materi selama 1 (satu) hari, praktek 2 (dua) hari dan sisanya akan dipergunakan untuk Study Banding ke Perusahaan Pengolahan Hasil Laut.

C. Maksud dan Tujuan Pelatihan.

Maksud dilaksanakan Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut adalah untuk memanfaatkan dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) Kota Cirebon dengan mengangkat masyarakat pesisir Kecamatan Lemahwungkuk sebagai wilayah Industri Hasil Tembakau (IHT) dalam peningkatan kemampuan Pengolahan Hasil Laut.

Tujuan pelasanaan kegiatan adalah menciptakan embrio baru usaha kecil rumahan (Home industri) Pengolahan Makanan Hasil Laut agar mampu memberikan keragaman produk olahan hasil laut yang sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir tersebut.

D. Tempat dan Waktu Kegiatan

Tempat di Wilayah Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon yang akan di pusatkan di salah satu Kelurahan di kecamatan tersebut yang bekerjasama pihak Pemerintah Kecamatan Lemahwungkuk serta Instansi terkait lainnya. Sementara Waktu Kegiatan direncanakan antara Triwulan II dan III Tahun 2011, tepatnya masih disesuaikan dengan pengadaan mesin dan peralatan yang dipastikan memerlukan cukup waktu.

E. Sasaran Kegiatan Pelatihan

Seperti yang diungkapkan dimuka bahwa sasaran kegiatan Pelatihan Pengolahan Makanan Hasil Laut diprioritaskan di Wilayah Lingkungan IHT yakni masayarakat Kecamatan Lemahwungkuk. Jumlah Peserta akan dibatasi sebanyak 20-30 orang peserta dengan hasil rujukan Tokoh-tokoh masyarakat setempat serta Pemerintah Kecamatan Lemahwungkuk, akan lebih diutamakan bagi masyarakat kecil yang mempunyai Motivasi Usaha Pengolahan Hasil Laut.

F. Materi Pelatihan

Materi Pelatihan dalam Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut diantaranya adalah :

  • Manajemen Usaha
  • Manajemen Produksi
  • Manajemen Pemasaran
  • Praktek Pelatihan
  • Study Banding

Adapun Bantuan yang akan diusahakan adalah sebagai berikut :

  • Mesin Produksi (akan diberikan per kelompok peserta, paling banyak 2 kelompok)
  • Peralatan Produksi Penunjang
  • Bahan Baku Produksi (untuk pasca Pelatihan, jumlah dan jenis dibatasi)

G. Study Banding

Setelah Pelatihan dan Praktek berakhir akan dilanjutkan dengan Study Banding atau kunjungan ke Beberapa Perusahaan Pengolahan Hasil Laut (tempat dan waktu ditentukan kemudian). Hal ini untuk memberikan motivasi bagi masing-masing peserta agar menumbuhkan semangat berwirausaha dan menciptakan lahan usaha rumahan.

H. Kendala dan Permasalahan

Masih terbatasnya usaha rumahan yang mengolah Makanan Olahan Hasil Laut yang berorientasi pasar, sementara bahan baku produksi cukup melimpah serta terbatasnya wawasan dan pengetahuan tentang Pengolahan Hasil Laut dilingkungan masyarakat pesisir Cirebon.

Upaya Pelatihan  Makanan Olahan Hasil Laut merupakan jawaban yang dianggap memadai dalam mengantisipasi kendala dan permasalahan yang ada. Walaupun barangkali bukan hal yang baru tentang makanan olahan hasil laut, jika dipadukan dengan teknologi produksi yang trend saat ini, bukan mustahil Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut akan menghasilkan embrio-embrio pengusaha kecil yang potensial dimasa mendatang.

I. Kesimpulan dan saran

Kesimpulannya bahwa Pelatihan Makanan Olahan Laut bagi masyarakat sekitar Industri Hasil Tembakau (IHT) perlu mendapatkan priorotas utama dan bantuan mesin serta peralatan produksi akan sangat membantu dalam pengembangan usaha Makanan Olahan Hasil Laut dalam lingkup Kelompok Usaha Masyarakat.

Saran agar seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan pemerhati pemberdayaan masyarakat ikut mendukung kegiatan ini, agar didapatkan hasil pelatihan yang maksimal. Disamping itu diperlukan sebuat tempat (outlet) untuk penjualan produk mereka serta promosi dalam berbagai event kegiatan.

J. Penutup.

CPC-IndagCPC-Indag

Akhirul kata, semoga rencana pelaksanaan kegiatan Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut di wilayah IHT Kecamatan Lemahwungkuk yang terdiri dari masyarakat pesisir , dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kita tunggu saja waktunya, mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi akan terealisasi. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan serta kesuksesan pelaksanaan kegiatan dimaksud. Amien.

Penulis : Halimi,SE,MM.

Pos ini dipublikasikan di Artikelku, Tulisanku dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pelatihan Makanan Olahan Hasil Laut

  1. LILIK INDRAWATI berkata:

    Seharusnya jg dicantumkan bahan2 cara pengolahan hasil laut agar dpt dicoba secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s