Kronologis Tifatul Sembiring vs RIM Blackberry

Tak sengaja saya membaca Tabloid Pulsa edisi terbaru 19 Januari 2011, ada yang menggelitik untuk dibaca. Sebuah artikel tentang perseteruan Menteri Komunikasi dan informasi (Menkominfo),Tifatul Sembiring, dengan Research in Motion (RIM) Blackberry. Kabar kabari yang menghebohkan karena Sang Menkominfo “Menyoal” Blackberry seputar akan dihentikannya layanan Blackberry. Kita tengok aja yok ?

Menkominfo-Gambar dari Google

Menkominfo-Gambar dari Google

Pekan lalu beredar kabar seputar akan dihentikannya layanan Blackberry di Idonesia. berita ini diawali oleh pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika , Tifatul Sembiring, yang mengultimatum RIM melalui akun Twitternya . Berbagai reaksi dan komentar pun bermunculan. Berikut PULSA merangkum kronologisnya.

Rabu, 22 Desember 2010

Menkominfo minta agar RIM segera membangun server Blackberry di Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pihak berwenang melakukan penyadapan pada transaksi data Blackberry. Selain itu , Menkominfo juga meminta Blackberry memberlakukan sensor internet pada konten pornografi.
” Jadi kalau aparat yang berwajib punya suspect (tersangka,red), bisa di-taping akses Blackberry nya” tegas
Menkominfo.

Jum’at ,7 Januari 2011

“Dalam beberapa pekan ini, RIM harus sudah menutup situs konten pornografinya atau tidak kita akan tutup ” ujar Menkominfo seperti dikutif kantor berita Antara.
Pernyataan seputar penutupan layanan Blackberry ini juga pernah disampaikan Menkominfo di akhir Agustus 2010.

Sabtu, 8 Januari 2011

Melalui akun twitternya Menkominfo berujar :
– Kita bukan sedang bernegosiasi, kalau RIM tidak mematuhi peraturan UU RI, enough is enough !!!
– 92 % capex telco dikuasai oleh asing, kita sedang nego : buka service center di INA, serap naker INA, gunakan konten lokal. Ko bela asing ??

Minggu, 9 Januari 2011

Menanggapi reaksi dari tweople (pengguna twitter) dan para pengguna Blackberry, Tifatul Sembiring ,kembali menytakan pandangannya melalui twitter melalui beberapa point, diantaranya :
1. Kita minta #RIM agar hormati & patuhi Peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, terkait dengan UU 36/1999, UU 11/2008 & UU 44/2008.
2. Kita minta RIM agar buka perwakilan di Indonesia, karena pelanggan RIM di Indonesia untuk Blackberry sudah lebih dari 2 Juta.# RIM.
3. Kita minta RIM agar membuka service centre di indonesia untu melayani & mudahkan pelanggn mereka yang juga WNI.#RIM.
4. Kita minta RIM agar merekrut dan menyerap tenaga kerja Indonesia secara layak dan proporsional.#RIM.
5. Kita minta RIM agar sebanyak mungkin menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya mengenai software.#RIM.
6. Kita minta RIM agar memasang software blocking terhadap situs-situs porno, sebagaimana operator lain sudah mematuhinya.#RIM.
7. Kita minta #RIM agar membangun server /repeater di Indonesia, agar aparat hukum dapat lakukan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan termasuk Koruptor.
8. Sejauh ini terkesan #RIM mengulur-ulur waktu untuk menjalankan komitmen mereka. Apakah kita sebagai Bangsa mau diperlakukan seperti itu ?
9. Kalau ada  nasionalisme di dada kita & ingin jadi bangsa berwibawa, pasti sebagian kita akan setuju poin2 yang saya smpaikan tentang RIM.

Senin, 10 Januari 2011

RIM akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi :
RIM Statement-January 10,2011

“Regarding the Ministry of Communications and Information Technology’s priority of Implementing Internet content filtering solutions in Indonesia., Research in Motion confirms that is shares Minister Tifatul Sembiring’s sense of urgency on this matter and it is fully committed to working with Indonesia’s  carriers to put in place a prompt, compliant filtering solution for Blackberry subcribers in Indonesia as soon as possible. RIM has been engaged with is carrier partners and the government on this matter and continues to make it a top priority to implement satisfactory technical solutions with its partners as soon as possible ‘

” Mengenai prioritas Kementrian Komunikasi dan Teknologi Informasi tentang implementasi solusi penyaringan konten internet di Indonesia, Reserch in Motion menegaskan bahwa RIM sependapat dengan Menteri Tifatul Sembiring dalam hal ini dan berkomitmen penuh untuk bekerjasma dengan operator Indonesia untuk menyediakan solusi penyaringan konten bagi pelanggan Blackberry di Indonesia sesegera mungkin. RIM telah terlibat dengan mitra operator  dan pemerintah mengenai hal ini dan terus menjadikan penerapan solusi teknis yang memuaskan bagi mitranya sebagai prioritas utama sesegera mungkin.”

Sumber dari Tabloid PULSA (www.tabloid pulsa.co.id)

Nah begitulah ceritanya, jadi siap-siap aja yang punya Balckberry tak akan lagi menemukan situs Pornografi alias situs terlarang. Bahkan akhirnya akan diperlakukan sama dengan operator lainnya di Indonesia. Hidup Pak Menteri !

Penyalin : Halimi,SE,MM.

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s