Pemerintah Akan Beri Insentif Fiskal 10 Sektor Industri

Penulis : Dwi Tupani G

JAKARTA–MICOM: Pemerintah tengah mendata 10 sektor usaha yang akan dikembangkan di Tanah Air dengan dukungan insentif fiskal tahun ini. Hal ini sejalan dengan rencana mengembangkan hilirisasi industri.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, sedikitnya ada 10 sektor usaha potensial yang akan dikembangkan. Yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan produk tekstil, industri elektronika, industri alat angkut, dan industri alat komunikasi dan informatika.

Selain itu juga industri logam dasar dan mesin, industri petrokimia, industri pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan kehutanan, industri pengolahan hasil laut, serta industri berbasis budaya atau industri kreatif.

“Untuk sejumlah industri tersebut, pemerintah sedang mempersiapkan dan sudah mempersiapkan sejumlah insentif sebagai turunan dari Undang-undang Penanaman Modal dan revisi PP 62/2008,” kata Hatta dalam Rapat Kerja Tentang Pelaksanaan Program Pembangunan Tahun 2011 di Jakarta Convention Center, Senin (10/1).

Menurut Hatta, insentif akan diberikan bagi kegiatan industri atau penanaman modal yang memenuhi sejumlah kriteria. Seperti industri berbasis inovasi atau industri kreatif, menampung tenaga kerja dalam jumlah besar, serta bersifat padat modal.

Pemerintah telah menjanjikan terbitnya paket aturan sebagai dasar pemberian insentif fiskal ke depannya. Paket aturan tersebut meliputi peraturan pemerintah tentang fasilitas pembebasan pajak untuk jangka waktu tertentu (tax holiday) dan revisi Peraturan Pemeritnah No.62/2008 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Kegiatan Penanaman Modal di Sektor usaha Tertentu dan Wilayah Tertentu.

Sebelumnya, pemerintah tengah menyeleksi lebih dari 120 bidang usaha yang diusulkan pembina sektor usaha untuk memperoleh fasilitas pajak penghasilan (PPh) yang merupakan perluasan dari 38 bidang usaha dalam PP No.62/2008.

Fasilitas PPh yang diberikan adalah pengurangan penghasilan netto sebesar 30 persen dari jumlah investasi yang dibebankan selama 6 tahun (masing-masing sebesar 5% per tahun), penyusutan dan amortisasi yang dipercepat, pengenaan PPh atas dividen yang dibayarkan kepada subjek pajak luar negeri sebesar 10%, dan kompensasi kerugian yang lebih lama dari 5 tahun tetapi tidak lebih dari 10 tahun. (Tup/OL-3)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/01/01/194550/4/2/Pemerintah-Akan-Beri-Insentif-Fiskal-10-Sektor-Industri

Pos ini dipublikasikan di Berita, Hotnews dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s