Membuat desain lukisan kaca dengan gaya karikatur atau bahkan kartun bisa saja dilakukan, its OK

focus_effect_1412842165688Saat titik kejenuhan mulai menghimpit pikiran, saatnya pula beralih sementara kehal hal baru yang mampu menorehkan sedikit semangat berkarya yang hampir tenggelam. Jangan biarkan rasa jenuh memenjarakan pikiran apalagi menghalau ide ide yang memenuhi benak, mengalihkan adalah sesuatu yang dianggap tepat agar pikiran tak berlama lama blank.

Terlintas mencoba membuat desain yang tak biasa dalam perilaku berkarya lukisan kaca khas Cirebon yang notabene bekutat dalam motif Wayang, Kaligrafi atau Batikan. Tidak ada salahnya mencoba mendesain dengan  gaya karikatural ataupun gaya kartun dalam merefleksikan karya baru Lukisan Kaca Cirebon. Barangkali lebih tepat mencoba lebih baik dari tanpa melakukan apapun saat kejenuhan mulai menghimpit pikiran. Lalu apa apa yang akan diangkat dari ide tersebut ? Saya lebih cenderung mengangkat hal hal yang terjadi dalam keseharian kita. Seperti misalnya situasi di pasar tradisonal, atau di perkampungan bahkan bisa jadi situasi kemacetan lalu lintas. Namun tetap menyisipkan pesan humor atau kritik sosial yang renyah sehingga diharapkan adanya ide baru yang benar-benar mampu memberi semangat berkarya dalam mengangkat Lukisan Kaca Cirebon kepermukaan, siapa tahu dengan cara ini masyarakat konsumen dapat disuguhkan Lukisan Kaca khas Cirebon dengan pembaharuan ide dan desain sekaligus mampu menyampaikan pesan keseharian masyarakat kita. Setuju ?

Picture 011 [800x600]Perhatikan baik baik Lukisan Kanvas Karya Toto Sunu yang telah mengusung gaya karikatural dalam karyanya yang sempat banjir pesanan dari kalangan kolektor. Saya sempat ikut dalam pameran lukisan kanvasnya di Yogyakarta kalau ga salah tahun 2011 apa 2012 ya? cukup banyak pengunjung yang mengapresiasi karya beliau.

Kembali ke desain gaya karikatural atau kartun untuk ide baru karya Lukisan kaca Khas Cirebon yang bermedia kaca (bukan kanvas) dengan tetap memegang teguh gaya Lukisan Kaca Khas Cirebon pada teknik pembuatan maupun hiasan motif pendukungnya yang tidak jauh dari Lukisan Kaca khas Cirebon  yang ber desain Wayang, Kaligrafi dan Batikan.

image-keluarga-bahagia

Apa yang harus dipersiapkan sebenarnya ?

Pertama adalah membuat desain diatas selembar kertas kalqier yang komplit dengan ragam hiasnya (saya tidak memberikan contoh gambarnya dulu  oke?)

Kedua adalah media kaca yang memenuhi kriteria ketebalan 0,5mm agar kedalaman detail lukisan lebih mantap dilihatnya nanti. Ukuran sebaiknya agar luas misalnya 60×80 cm atau 80x100cm agar dengan luasnya bidang gambar dapat lebih detail tentunya.

Ketiga adalah memfokuskan salah satu figur yang dikarikaturalkan atau di kartunkan kemudian figur lainnya melengkapi tanpa merusak tujuan penyampaian ide namun tetap harus membuahkan senyum simpul si penikmat lukisan tersebut.

Keempat adalah menghadirkan motif atau ragam hias khas Cirebon yang bisa saja berbentuk pohon ,dedaunan atau bidang tanah dan awan yang menggantung layaknya pada Lukisan Kaca khas Cirebon yang berdesain Wayang, Kaligrafi atau Batikan. Buatlah serasi dan seapik mungkin sehingga menguatkan penyampaian ide sang Pelukis dalam karyanya.

Kelima adalah menghadirkan bingkai yang sederhana atau minimalis, akan lebih cantik apabila bingkai memiliki kontour kayu yang alami dan terlihat nature.

Sampai disini artikel ini saya tulis, sampai nanti seandainya karya telah selesai dan akan secepatnya bisa dipublikasikan dalam blog ini. Namun selama hasil karyanya belum pantas untuk ditampilkan ya kita tunggu pada tulisan artikel blog berikut. Semoga bermanfaat dan memberikan sedikit pencerahan bagi para pelukis kaca atau para pemerhati Lukisan Kaca khas Cirebon.

Sampai Jumpa

Ditulis oleh : Halimi,SE,MM.

Dipublikasi di Artikelku | Tag | Meninggalkan komentar

Karya Seni Kriya Nusantara

Bahan cara membuat seni kriya

Bahan cara membuat seni kriya

Pengertian

Seni Kriya adalah Bidang keilmuan yang mempelajari pengetahuan, keterampilan dan kreatifitas berkarya rupa, yang bertolak dari pendekatan medium, kepekaan estetik, kebutuhan keseharian (utiliatrian) dan mengandalkan keterampilan manual. Seni kriya juga adalah merupakan salah satu dari karya senirupa terapan yang proses pembuatannya lebih mengutamakan fungsi dan kegunaan.
Seni kriya (seni kerajinan tangan, handycraft) dapat diartikan, suatu bentuk/karya yang dikerjakan secara manual atau dibantu dengan alat lain sebagai benda yang berguna bagi kepentingan manusia.
Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis.
Penciptaan karya seni kriya tidak hanya didasarkan pada aspek fungsionalnya (kebutuhan fisik) saja, tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan terhadap keindahan (kebutuhan emosional). Dalam perkembangannya, karya seni kriya selalu identik dengan seni kerajinan. Hal ini disebabkan pembuatan karya seni kriya yang tidak lepas dari pengerjaan tangan (hand made) dan memiliki aspek fungsional.

Perkembangan Seni Kriya di Nusantara

Seni kriya Nusantara di indonesia dapat dikelompokkan kedalam 3 kelompok fase perkembangan :

  1. Seni Kriya Tradisional Klasik (Hindu-Budha)
  2. Seni Kriya Tradisional Rakyat (Daerah), dan
  3. Seni Kriya Indonesia Baru (Kolonial)

 Seni Kriya Tradisional Klasik (Hindu-Budha) :

  • Kaidah seni dibakukan dalam pedoman seni oleh empu atau seniman.
  • Mutu seni, yang bersifat teknik maupun estetik dilandasi oleh pemikiran falsafah hidup dan pandangan agama Hindu, Budha, Islam.
  • Contoh karya seni kriya pada masa ini adalah batik, pandai emas dan perak, ukiran kayu, keris, wayang kulit dan wayang golek, dan kerajinan topeng
  • wayang dan keris

    wayang dan keris

    Seni Kriya Tradisional Rakyat (Daerah)

    • Ciri-ciri dari kebudayaan etnik menghasilkan corak kesenian tradisional sesuai dengan watak masyarakat, adab kehidupan, dan lingkungan alamnya
    • Pembuatan dan jenis seni kriya tradisional ditentukan oleh bahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.
    • Karya seni kriya tradisional rakyat yaitu : anyaman, gerabah, logam, dan topeng yang masih bertahan

      Ciri – ciri karya seni kriya tradisional rakyat :

    • kebudayaan etnik
    • corak tradisional
    • watak masyarakat
    • adab kehidupan
    • lingkungan alamnya
    • Seni kriya tradisional

      Seni kriya tradisional

      Seni Kriya Indonesia Baru (Kolonial)

      • Pada zaman kolonial pendidikan mementingkan nilai-nilai rasional dan kehidupan jasmaniah.
      • Kesadaran nilai-nilai luhur terhadap nilai-nilai tradisional seni kriya menjadi lemah, baik yang klasik maupun kriya rakyat
      • Beberapa karya kriya indonesia baru yang dipadukan dengan seni tradisi dan bahan industri

      ciri-ciri karya indonesia baru :

      • kehilangan nilai tradisi dan nilai klasik
      • komersialisasi yang melanda para kriyawan. keahlian para seniman klasik tidak diwariskan
      • saingan dari benda pakai hasil produksi industri
      • karya seni kriya 3 dimensi

        karya seni kriya 3 dimensi

        Fungsi Seni Kriya

        Sebagaimana kami sampaikan diatas bahwa seni kriya adalah merupakan salah satu dari karya senirupa terapan dimana proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu. Fungsi seni kriya secara garis besar terbagi atas tiga golongan, yaitu sebagai berikut.

        1. Seni Kriya sebagai Hiasan (dekorasi)

        Banyak produk seni kriya yang berfungsi sebagai benda pajangan. Seni kriya jenis ini lebih menonjolkan segi rupa daripada segi fungsinya sehingga bentuk bentuknya mengalami pengembangan. Misalnya, karya seni ukir, hiasan dinding, cinderamata, patung, dan lain-lain.

        2. Seni Kriya sebagai Benda terapan (siap pakai)

        Seni kriya yang sebenarnya adalah seni kriya yang tetap mengutamakan fungsinya. Seni kriya jenis ini mempunyai fungsi sebagai benda yang siap pakai,bersifat nyaman, namun tidak kehilangan unsur keindahannya. Misalnya, senjata, keramik, furnitur, dan lain-lain.

        3. Seni Kriya sebagai Benda mainan

        Di lingkungan sekitar sering kita jumpai produk seni kriya yang fungsinya sebagai alat permainan. Jenis produk seni kriya seperti ini biasanya berbentuk sederhana, bahan yang digunakan relatif mudah didapat dan dikerjakan, dan harganya juga relatif murah. Misalnya, boneka, dakon, dan kipas kertas.

        Jenis-jenis Seni Kriya

        Jenis-jenis seni kriya banyak sekali dan sangat mudah ditemukan di berbagai daerah. Berdasarkan dimensinya, jenis-jenis seni kriya dapat dibedakan sebagai berikut.

        1. Seni kriya dua dimensi

        Karya seni kriya dua dimensi meliputi sulaman, bordir, mozaik, kolase, batik, tenun, relief, dan hiasan dinding.

        2. Seni kriya tiga dimensi

        Karya seni kriya tiga dimensi meliputi sebagai berikut.

        a. Kriya keramik
        Kerajinan keramik menggunakan bahan dasar tanah liat. Produk yang dihasilkan, misalnya vas
        bunga, guci, teko, kendi, dan peralatan rumah tangga.

Kriya_Keramik

      • b. Kriya logam
        Kerajinan logam menggunakan bahan jenis logam, seperti emas, perak, perunggu, besi, tembaga, aluminium, dan kuningan. Produk yang dihasilkan, misalnya perhiasan emas dan perak, patung perunggu, senjata tajam, peralatan rumah tangga, dan alat musik gamelan. Sekarang kerajinan logam dibuat dengan berbagai variasi bentuk.

contoh kriya logam_kujang

      • c. Kriya kulit
        Kulit banyak digunakan untuk membuat berbagai benda kerajinan, seperti wayang kulit, tas, sepatu, jaket, dan alat musik rebana.

WAYANG_KULIT

      • d. Kriya kayu
        Kayu banyak menghasilkan berbagai benda kerajinan, seperti topeng, wayang golek, furnitur, patung, dan hiasan ukir-ukiran.

Topeng

      • e. Kriya anyaman
        Kerajinan anyaman biasanya menggunakan bahan dasar, seperti bambu, daun mendong, dan tali plastik untuk membuat tempayan, topi, tutup nasi, tikar, dan gantungan pot tanaman.

anyaman-khazanah-budaya

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Jumlah Penduduk Dunia Terus Meningkat

Jumlah penduduk dunia semakin meningkat (Ilustrasi)

Jumlah penduduk dunia semakin meningkat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, AS — Penduduk dunia diperkirakan akan mencapai lebih dari 7,2 miliar orang pada 1 Januari 2015. Menurut Biro Sensus Amerika Serikat, ini merupakan kenaikan lebih dari satu persen dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya.

Sementara itu, Biro juga memperkirakan penduduk Amerika Serikat akan melampaui 320 juta orang.

Setiap delapan detik, jumlah penduduk di Amerika diperkirakan akan bertambah dengan lahirnya satu orang. Selain itu, imigrasi ke negara ini kemungkinan akan meningkatkan populasi dengan laju satu orang setiap 33 detik.

Biro Sensus memproyeksikan bahwa kombinasi laju kelahiran, kematian (satu orang setiap 12 detik) dan migrasi internasional akan menambah jumlah penduduk yang tinggal di Amerika dengan laju satu orang setiap 16 detik.

Biro ini memperkirakan bahwa secara global, selama bulan Januari, akan terjadi 4,3 kelahiran dan 1,8 kematian setiap detik.

Sumber :http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/15/01/01/nhgy2a-jumlah-penduduk-dunia-terus-meningkat

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kampung batik Cirebon diserbu pengunjung

Pakaian batik (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Pakaian batik (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Cirebon (ANTARA News) – Kampung batik Trusmi Plered di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diserbu pengungjung dari Jakarta dan Bandung.

Kepadatan arus lalu lintas mulai tersendat di perempatan Plered arah kampung batik Trusmi macet, akibat tingginya volume kendaraan yang sebagian besar berplat nomor kode B dan D.

“Kampung batik Trusmi Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjadi tujuan wisatawan dari Jakarta dan Bandung, kini ddipadati pengunjung mereka berdatangan belanja saat libur Natal dan tahun baru,” kata Sugiarto salah seorang memiliki ruang pamer batik tradisional di Cirebon, Kamis.

Dikatakannya, libur panjang berkah bagi para perajin batik tradisional di kampung batik Trusmi Plered, karena omzet mereka biasanya meningkat dibandingkan hari biasanya.

Ia menuturkan, memasuki libur Natal kampung batik Cirebon di Trusmi Kecamatan Plered ramai pengunjung yang berdatangan, bahkan selain dari Jakarta, Bandung, Indramayu, ada pengunjung asal Sumatera.

“Libur Natal jumlah pengunjung kampung batik Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon ramai pengunjung, sehingga omzet penjualan batik tersebut meningkat dibandingkan hari biasanya,” katanya.

Sementara Rusmanto, salah seorang pedagang batik lain di kampung batik Trusmi Plered Cirebon, mengaku setiap libur panjang dan Natal jumlah pengunjung meningkat dibandingkan hari biasanya.

Motif batik khas Cirebon kian diminati pengunjung, kata dia, baik batik modern juga klasik dengan bahan mori dan sutra untuk kualitas super, kini perkembangan usaha tersebut semakin meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Omzet penjualan berbagai motif batik memasuki libur sekolah dan Natal naik dibandingkan sebelumnya, diharapkan usaha lokal yang mampu menyerap tenaga kerja bertahan,” katanya.

Dia mengatakan, omzet penjualan batik sepekan terakhir terus mengalami peningkatan, baik motif sarimbit, tradisional, perpaduan motif antar daerah, hingga busana batik untuk anak-anak, padahal penjualan batik sebelumnya sempat lesu.

Johanes, salah seorang pembeli batik di Cirebon mengungkapkan sengaja mampir belanja batik di Trusmi Cirebon karena banyak pilihan corak dan motifnya, selain itu harganya masih terjangkau.

“Kampung batik Trusmi berada di jalur Pantura Cirebon, mudah untuk belanja karena berada di lintasan jalur utama,” katanya.
Editor: Suryanto

Sumber :http://www.antaranews.com

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Pengrajin Batik Tulis Cirebon Kian Terancam

Sambut Hari Batik Nasional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon mengadakan Focun Group Discusion (FGD) tentang perkembangan Batik Cirebon, di Hotel Sutan Raja Jalan Tuparev, Kamis (2/10).

Sambut Hari Batik Nasional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon mengadakan Focun Group Discusion (FGD) tentang perkembangan Batik Cirebon, di Hotel Sutan Raja Jalan Tuparev, Kamis (2/10).

KEDAWUNG, (CNC).- Berkurangnya jumlah pengrajin batik yang ada di Kabupaten Cirebon menjadi perhatian semua pihak khsusnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desperindag) Kabupaten Cirebon. Dalam peringatan Hari Batik Nasional 2014 ini menjadi momentum untuk mengupas semua persoalan yang menyangkut industry batik di Cirebon sekaligus sebagai langkah awal untuk membenahi kondisi industri batik.

Beberapa permasalahan lainnya pun mengemuka saat acara Focus Group Discussion (FGD) Kajian Peningkatan Daya Saing Industri Batik Kabupaten Cirebon yang digagas Disperindag Kabupaten Cirebon, di Hotel Sutan Raja Tuparev Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Kamis (2/10).

Acara yang di hadiri langsung Kadisperindag H Sofyan dan para pejabat disperindag itu, juga dihadiri beberapa perancang dan pengusaha batik di Kabupaten Cirebon sekaligus untuk memperingati hari batik itu sendiri.

Forum diskusi yang dimoderatori oleh Kabid Industri Disperindag, Suyatno ini berjalan cukup hidup. Bukan karena banyaknya pembahasan mengenai industry batik, melainkan juga permasalahan yang selama ini belum diketahui public menjadi terbuka dengan sendirinya.

Salah satu penggiat batik Cirebon, Abed Menda mengatakan dirinya merasa prihatin dengan kondisi industri batik di Kabupaten Cirebon saat ini. Menurutnya, Batik Tulis Cirebon yang ada di daerah Trusmi dan sekitarnya itu sejak zaman dahulu zamanya para wali sudah memiliki nilai jual yang tinggi di masyarakat luar.

Namun, kondisi sekarang di saat Batik Tulis Cirebon banyak yang dilirik oleh wisatawan asing dan domestik pengrajin mulai hilang dan terancam tidak ada penerusnya. Pokok permasalahannya sendiri terletak pada upah pengrajin yang dinilai sangat kecil. Padahal, kata dia, seorang pengrajin merupakan faktor penting pencetus hasil batik itu bisa bersaing atau tidak.

“Pendapatan pengrajin sangat minim sekali. Bagaimana regenerasi berkembang apabila upah kecil. Pengusaha juga jangan hanya menjual produk tapi nilai seninya juga harus dihormati. Salah satu cara menghormatiya itu memberikan penghasilan yang cukup kepada pengrajin,” cetus dia.

Budayawan Cirebon, Made Casta menyebutkan untuk menghindari kegiatan plagiator yang meniru hasil karya seorang pengrajin diperlukan adanya dokumentasi mengenai hasil kreasi dari creator Kabupaten Cirebon. Dengan pendokumentasian tersebut, Made berharap para creator akan lebih terlindungi.

“Hasil kreator terdahulu akan lebih dikenal oleh masyarakat. Kita belum punya itu semua dan hal itulah yang menyebabkan kenapa hasil para creator itu banyak yang menirukan. Disamping itu, Hak Atas Kekayaan Intelektual belum mengatur mengenai criteria plagiat itu sendiri. Kalau di seni music sudah ada, tapi di seni rupa belum secara spesifik,” ungkap Made.

Selain pendokumentasian, dia juga menyoroti mengenai Muatan Lokal (Mulok) di sekolah. Dia mengatakan mulok dapat membangkitkan lagi gairah terhadap industry batik khususnya kaum muda yang mulai meninggalkan kebiasaan orang tuanya menjadi seorang pengrajin.

Sementara itu, moderator acara yang juga Kabid Industri, Suyatno mengatakan kegiatan ini sengaja dilakukan oleh pihak disperindag untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di dunia industry batik.

Satu poin yang dapat diambil oleh pihaknya adalah mengenai Sumber Daya Manusia yang tak lain adalah pengrajin batik. Dia juga bertekad untuk bisa mengembalikan kejayaan Batik Tulis Cirebon. “Intinya jangan sampai kita menjadi tamu dirumah sendiri,” tandasnya. (Enon/CNC)

Sumber :http://www.cirebonnews.com

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Ini 7 Hal Yang Pasti Ada Di Setiap Malam Tahun Baru

Setiap pergantian tahun, terutama tahun baru Masehi pasti banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan buat merayakannya. Apalagi gemerlap tahun baru sangat disayangkan dilewatkan kalau tidak ada aktifitas yang lebih unik dan asik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tapi sadar atau nggak nih sobat lintas. Setiap pergantian tahun, pasti ada beberapa kegiatan yang rutin dilakukan dan pasti ada di setiap momen tahun baru meski dengan konsep yang berbeda. Sobat lintas penasaran kan? Langsung simak yang ini yuk…baru

1. Terompet

4ee26b9a2599ad8cd264b242173f65a1_imresized

Apa jadinya tahun baru tanpa terompet sobat lintas? Pasti setiap tahun apalagi di Indonesia banyak banget yang menggunakan terompet buat menyambut tahun baru. Apalagi penjual terompet di tanah air juga membludak jauh-jauh hari jelang pergantianunik

2. Pesta Kembang Api

4d2e37f5fac66c5cb11ca51cdae9c8a2_imresized

Pesta pergantian tahun nggak bakal seru dan meriah tanpa adanya kembang api sobat lintas. Nggak cuma di Indonesia, pesta kembang api juga dilakukan di hampir seluruh dunia. Ledakan dan warna apinya pun dibuat dengan warna-warna yang cerah demiheboh

3. Banyaknya Tempat Nongkrong

1a7ab5f865c851553958d9060b7c1f0e_imresized

Saking senang dan meriahnya perayaan tahun baru, nggak sedikit beberapa kota di Indonesia membuat tempat nongkrong dadakan. Biasanya area yang digunakan adalah area yang sering dilalui kendaraan dan pastinya mengganggu kegiatan masyarakat lain yang ingin melakukan pekerjaan atau melintas area tersebut…sedih

4. Diskon Besar-Besaran Akhir Tahun

5bf34e6d0a90abdb01e43a943dbe9748.JPG_imresized

Buat yang doyan belanja, diskon besar-besaran akhir tahun menjadi target utama tahunan. Entah butuh atau tidak, setiap ada barang bagus, lucu atau unik di diskon besar-besaran pasti beli. Pokoknya akhir tahun jadi salah satu momen menghabiskan uang paling cepat…aneh

5. Sampah Berserakan

bcd03665cb1ca0a4e37d92cc5e879ec4_imresized

Ada lagi sih yang nyebelin sobat lintas. Di setiap selepas perayaan tahun baru, pasti banyak sampah berserakan. Apalagi yang namanya orang Indonesia kalau pengen buang sampah terus nggak ada tempat sampah, ya pasti sobat lintas sudah tahu apa yang dilakukan orang tersebut…aneh

6. Tayangan-Tayangan TV yang Keren

9ce69267cb96baf9893ec37518340d61_imresized

Tahun baru nggak harus jalan-jalan terus foya-foya ngabisin duit kok sobat lintas. Inget ini pergantian tahun bukan acara ulang tahun, nikahan, atau lebaran. Mending nabung buat menatap masa depan lebih baik sobat lintas…baru

7. Resolusi

3ca1f6af34dac97c2d5740ff5136ba2c_imresized

Nah ini nih yang paling sering diwacanakan banyak orang apalagi orang Indonesia. Entah apa maksudnya resolusi, padahal kalau mau berubah ke arah yang lebih baik bisa disegerakan. Lah terus ngapain nunggu ganti tahun dulu? Mungkin buat orang-orang seperti itu sebenarnya cuma niat di awal aja biar dibilang “Wah kamu berubah yaaa….”unik

Sumber : https://www.lintas.me/fun/other/editor/ini-7-hal-yang-pasti-ada-di-setiap-malam-tahun-baru

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Selamat Tahun Baru 2015

Saya ucapkan Selamat Tahun 2015 semoga lebih baik dari tahun sebelumnya

SMS Kata Ucapan Tahun Baru 2015

Ucapan-Selamat-Tahun-Baru-2014-3-1024x683Tahun Baru

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Membuat Kaca Patri

 

 

Berbagai macam kreasi ataupatri-kaca-motif-teratai
kerajinan tangan banyak bermunculan dari ide yang mula-mula kadang
sederhana. Bahannya bisa dari apa saja. Plastik, kertas, kayu, hingga
kaca. Ide-ide itu kemudian menghasilkan aneka kreasi yang indah.
Seperti kreasi kaca patri atau stained glass. Seni pembuatan
kaca patri sudah ada sejak lama, ini dibuktikan dengan banyaknya gereja
atau museum tua yang jendela atau pintunya terpasang hiasan kaca patri.
Kaca patri memang kreasi hiasan, tujuannya untuk mempercantik gedung
atau ruangan. Hasil dari kreasi ini sendiri terbagi dua, simbolik dan
non simbolik. Simbolik biasanya berupa tulisan atau gambar yang
bermaksud memaknai sesuatu. Seperti tulisan Allah, Muhammad,
kaligrafi pada Masjid, atau lukisan Bunda Maria dan Yesus pada Gereja.
Sementara yang non simbolik, biasanya berupa lukisan pemandangan alam
atau lukisan dengan pola tertentu, seperti bunga, atau aneka bentuk
simetris.

Filosi penting dalam pembuatan kaca patri
menurut Miswan, salah seorang pengrajin kaca patri yang membuka bengkel
kaca patri di daerah Cakung, Jakarta Timur, adalah warna dan bentuk.
Menurut Miswan, seorang pengrajin kaca patri harus memiliki sense
dalam mengkomposisi warna. “Setiap memilih warna harus melalui
pertimbangan matang, karena kaca patri juga berhubungan dengan efek
cahaya, baik dari matahari maupun lampu. Warna-warna pada kaca patri
harus bisa ‘masuk’ dengan cahaya-cahaya itu.” katanya.

Lalu
bagaimana sih proses kreatif pembuatan kaca patri? Menurut Miswan,
setelah pembeli mengorder bentuk tertentu kepada pengrajin. Pengrajin
kemudian mengaplikasikan bentuk tersebut kedalam beberapa gambar kasar
lengkap dengan komposisi warnanya. Setelah pembeli setuju dengan salah
satu gambar kasar, pengrajin membuat ulang gambar tersebut lebih tajam
dan halus diatas karton tebal. Gambar itu kemudian dijadikan model atau
mal . Kemudian dimulailah proses pemotongan kaca berdasarkan mal tersebut. Setelah semua kaca terpotong dan sudah sesuai dengan mal,
dilanjutkan dengan proses penggabungan kaca menggunakan timah berbentuk
panjang dan tipis, dimana dikedua sisinya dapat ‘menjepit’ kaca.
Jadi,

satu kaca dengan kaca lainnya ‘digandeng’ atau ‘dijepit’ dengan timah
yang berada ditengah-tengah. Setelah semua kaca disatukan dan membentuk
pola yang diinginkan, timah-timah tersebut kemudian dipatri (dilelehkan
hingga saling menempel). Sesudah itu, kaca-kaca tersebut ‘dikunci’
dengan mematri seluruh pinggir luar model agar kencang dan kaca tak
goyang.

Selanjutnya adalah proses finishing yakni
dengan mengecat timah-timah tersebut dengan warna yang sesuai dan
mengelap kaca patri hingga bersih mengkilap. “Setelah itu, barulah
dipasang ke tempat yang diinginkan, proses pemasangan biasanya
dilakukan oleh pengrajin, karena mereka tahu teknik pemasangan yang
benar.” papar Miswan yang mengaku sudah membuka bengkel kaca patri
sejak empat tahun lalu.

Miswan juga mengatakan, proses tersebut adalah untuk pembuatan kaca patri jenis single , untuk pembuatan jenis double,
kaca patri yang sudah jadi itu kemudian lapisi lagi dengan kaca bening
bolak-balik. Jarak lapisannya sekitar 1 cm dari kaca patri utama. Lalu
kaca bening tersebut dilem pinggiran dengan lem silikon. “Sehingga
tampilannya, kaca patri tersebut ada didalam kaca.” ujar pria yang
memiliki dua anak ini.

Miswan berujar, harga kaca patri
bervariasi tergantung ukuran dan detail polanya, jika ukurannya besar
dan detail polanya rumit, harganya tentu lebih mahal. “Untuk satu meter
persegi dengan pola dan detail yang tidak terlalu sulit, harganya
berkisar satu juta rupiah per meter, ingat loh semua bahannya impor.”
terangnya. Miswan juga menerima pesanan dibawah ukuran itu, misalnya 30
cm, 50 cm, 80 cm atau sesuai keinginan pemesan dengan harga variatif
mulai Rp 300.000. Selain menerima pesanan kaca patri, bengkel Miswan
juga menerima pesanan kaca sunblast dan gravir. Dalam sebulan, Miswan mengaku mendapat order sekitar enam atau delapan order dalam sebulan.

Namun sejak harga BBM
dan harga kebutuhan pokok melonjak, Miswan mengaku saat ini usahanya
lesu. “Dalam sebulan paling banter dapat satu order, kalau ordernya
besar sih masih lumayan, ini paling-paling dapat order semeter
persegi.” ujarnya galau. Miswan mengaku saking kurangnya modal, ia
kerap meminta uang muka hingga 50 persen dari pemesan. “Supaya bisa
buat beli bahannya, Mas.” katanya singkat.

Meski bukan perusahaan perseroan, Portofolio bengkelnya sudah cukup banyak. Ia menyebut sebuah gereja HKBP
di Jakarta Barat, beberapa rumah artis seperti Dewi Yull, dan beberapa
gedung di Jakarta Pusat menggunakan kaca patri bikinannya.(yayat)

Sumber : http://kabarinews.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Melukis Kaca dengan nuansa hitam putih ? menarik sekali hasilnya !

Lukisan Kaca Hitam Putih Karya Bpk. Rastika...klasik banget.

Lukisan Kaca Hitam Putih Karya  Rastika…klasik banget.

Pena yang menari diatas kaca....klasik

Pena yang menari diatas kaca….klasik

Pada Era Tahun 80an Lukisan Kaca Cirebon yang bernuansa warna hitam putih sangat terkenal dan berkesan klasik. Cobalah simak karya Bpk. Rastika Sang Maestro Lukisan Kaca Cirebon Gaya Tradisional diatas, semua pasti berdecak kagum karena nampak indah,sejuk,ringan dan klasik banget. Hal inilah yang membuat Lukisan Kaca Cirebon pada saat itu cukup terkenal, apalagi ketika kita melihat teknik dan peralatan yang digunakan pelukisnya siapa yang tak menggelengkan kepala. Hanya berbekal pena (bukan Rapidograf seperti sekarang yang banyak digunakan pelukis kaca Gaya Modern) menuangkan goresan cat putih yang apik dalam setiap kontour (garis pinggir) lukisannya, kemudian memalut cat dengan bantuan kwas halus memainkan gradasi warna senada (Hitam Putih) dengan teliti, apik dan hati hati hingga memenuhi bidang media kaca termasuk polesan background yang halus pula. Nah Siapa yang mau mencobanya ? Selamat berkarya !

Oleh : Halimi,SE,MM.

Dipublikasi di Artikel, Artikelku, Tulisanku | Meninggalkan komentar

Membuat Lukisan Kaca Wayang dengan latar belakang batik ..bagus juga !

Lukisan Kaca Latar Batikan

Lukisan Kaca Latar Batikan

Membuat tampilan Lukisan Kaca Wayang berlatar batikan memberikan nuansa baru yang kreatif dalam menemukan kepuasan berkarya. Tidak sulit membuatnya asalkan tetap apik, teliti dan hati hati. Coba lihat contoh diatas begitu sempurna dan tidak bertabrakan warna. Wayang Arjuna Srikandi memiliki keragaman warna tegas mempertahankan warna sebenarnya pada wayang kulit aslinya, sementara latar belakang batikan dibuat warna lain yang tidak senada, namun memiliki kehalusan gradasi warna biru  yang menarik. Bagaimana kalau dicoba dengan nuansa warna gradasi lain untuk latar belakang? misalnya gradasi merah, gradasi Coklat muda atau kuning ? bisa saja  asal tidak bertabrakan dengan warna Wayang itu sendiri. Selamat mencoba !

Oleh : Halimi,SE,MM.

Dipublikasi di Artikel, Artikelku, Tulisanku | Meninggalkan komentar