Mempercantik Produk dengan Kemasan Menarik

MENARIK perhatian dan nyaman dipandang merupakan cara pertama untuk memasarkan sebuah produk. Apalagi produk tersebut merupakan produk pangan konsumsi sehari-hari. Nah, sejak 2007, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat mendirikan Rumah Kemasan untuk memperindah dan mempercantik kemasan sebuah produk.

Para pegiat usaha kecil menengah dan industri kecil menengah menjadi sasaran Rumah Kemasan ini. Mereka bisa membuat kemasan untuk produknya, berkonsultasi, bahkan memasarkan produk.

Kepala Desain Rumah Kemasan, Mohamad Firsan, mengatakan, kemasan produk pangan yang beredar di pasaran sangat bervariasi, mulai kemasan sederhana sampai yang menggunakan teknologi modern. Namun kondisi kemasan produk lokal, terutama produk pangan hasil industri kecil menengah (IKM), umumnya masih sangat sederhana.

“Mayoritas pelaku usaha UKM pangan menghadapi kendala dalam pengadaan kemasan yang baik dan tepat, baik penguasaan informasi dan pengetahuan teknis maupun keterbatasan modal dalam mengembangkan kemasannya,” katanya saat ditemui di foodcourt sebuah supermarket Jalan Soekarno Hatta, Senin (17/1).

Firsan mengatakan, Rumah Kemasan merupakan sebuah institusi pemerintah untuk memperbaiki kemasan UKM/IKM/usaha mikro dan sektor swasta. Tujuannya untuk meningkatkan mutu kemasan produk IKM/UKM/mikro sehingga tampil lebih baik serta memenuhi peraturan/ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan segmen pasar serta jangkauan harga.

“Pemahaman dan penyadaran pentingnya kemasan menjadi salah satu ikhtiar mendayasaingkan produk IKM/UKM/mikro,” katanya.

Firsan mengatakan, Rumah Kemasan berusaha untuk menjadi one stop packaging services untuk pengusaha-pengusaha kecil. Rumah Kemasan juga menjadi solusi berbagai permasalahan mengenai kemasan dan produk pengusaha kecil.

Seiring dengan keanekaragaman produk pangan olahan di Jawa Barat, tentunya peran Rumah Kemasan sangat dibutuhkan oleh para pengusaha kecil dan pengusaha-pengusaha baru.

Rumah Kemasan juga berperan sebagai pemicu inovasi dan daya saing dengan cara memberikan gagasan-gagasan baru untuk pengembangan produk dan menuntut kreasi-kreasi produk para pengusaha.

“Tahun 2010 kemarin sebanyak 120 desain telah dibuat oleh Rumah Kemasan,” katanya.

Ia mengatakan, hasilnya beberapa pengusaha mampu berprestasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan dan juga mampu lebih melebarkan sayap pemasarannya.

Rumah Kemasan berdiri pada awal tahun 2007, pertama kali berlokasi di Jalan Kiaracondong, Bandung. Seiring perkembangannya, pada akhir tahun 2008 dibangun di Lingkungan Industri Kecil (LIK), Jalan Soekarno Hatta, Gedebage.

Dan pada pada semester ini, khususnya untuk IKM/UKM/mikro dari Provinsi Jawa Barat dan beberapa daerah di luar provinsi Jawa Barat, telah merasakan sentuhan, gagasan, dan penentuan bentuk dan desain kemasan serta wawasan alternatif pemilihan kemasan untuk mempercantik kemasannya.

Di sini ada Unit Informasi dan Konsultasi Kemasan yang melayani informasi bahan kemasan  yang sesuai dengan produk. Alat-alat dan mesin pengemas dan bahan kemasan, konsultasi kaidah-kaidah dalam kemasan yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan.

Tidak hanya itu, Rumah Kemasan juga melayani konsultasi perizinan dan sertifikasi, seperti izin edar dari BPOM (MD) dan Dinkes (P-IRT), hak kekayaan intelektual dan paten merk Barcode, serta sertifikat halal. (fam)

Sumber dari http://jabar.tribunnews.com/index.php/printnews/artikel/39367

 

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Artikel, Berita, Bisnis, Peluang Usaha dan tag . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s